«

»

Sep 10

Tersangka Kasus Pelajar Meninggal di Kebayoran Lama Ditangkap Polres Metro Jaksel

WhatsApp Image 2018-09-06 at 15.55.25Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengamankan tersangka kasus pembunuhan dengan TKP di perempatan TL depan Bellezza, Jl. R. Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jaksel. Tersangka berjumlah 10 (sepuluh) orang diamankan di rumah masing-masing dan SMAN 32 Jaksel. Para tersangka adalah F (19 th), RP (17 th), MR (16 th), SBR (16 th), ES (16 th), ASD (16 th), MFH (16 th), MR (17 th), DA (16 th) dan GM (16 th). Kejadian ini terjadi pada hari Sabtu, 2 September 2018 sekitar jam 04.00 Wib, di TKP telah terjadi kekerasan / pengeroyokan terhadap korban hingga menyebabkan meninggal dunia. Para tersangka merupakan pelajar SMAN dan tergabung dengan kelompok yang diberi narna GANK “SPARATIZ”.

Awal mula kejadian adalah sekitar 25 s/d 30 orang dari Gank SPARATIZ berkumpul di lokasi yang disebut GUSDON ( Gusuran Donat ) dekat SMPN 267 Ulujami, yang mana di tempat tersebut Alumni SMAN berinisial IA sudah memberitahukan kepada teman-temannya akan tawuran melalui media sosial.

Selanjutnya kelompok Gank SPARATIZ yang di komandoi oleh IA berarak-arakan naik sepeda motor dengan sudah membawa peralatan seperti senjata tajam, stik golf dan botol berisi air keras menuju ke tempat yang sudah ditentukan untuk melakukan tawuran dengan pelajar dari SMK Jakarta Barat atau yang dikenal dengan kelompok REDLEBBELS ( RDL ).

Kemudian pada saat terjadi tawuran di kelompok SMK, korban terjatuh dan tertinggal rombongan. Setelah itu korban dikejar oleh kelompok tersangka dengan ditabrak sepeda motor Vespa dan kemudian dikerumuni dan dilakukan kekerasan dengan cara di bacok dengan menggunakan senjatan tajam secara bersamaan (saling bergantian) diinjak, disiram air keras dan dipukul pada tubuh korban yang sudah jatuh tergeletak di jalan raya.

Setelah itu para tersangka dari SPARATIZ meninggalkan korban. Teman korban S dan K kemudian membawa korban ke rumah Sakit dan di rumah sakit korban meninggal dunia.

Dalam kasus ini barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 3 (tiga) buah senjata tajam jenis celurit, 1 (satu) unit sepeda motor warna putih milik tersangka SBR dan (satu) buah pakaian warma hitam.

Akibat perbuatannya para tersangka dikenakan Pasal 76 C Jo Pasal 80 Ayat 3 Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 338 KUHP Jo Pasal 170 KUHP dengan ancaman selama-lamanya 5 tahun penjara, sedangkan tersangka dewasa dikenakan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>