STNK & BPKB Diduga Palsu, Samsat Jaktim Sita Honda Jazz

Foto : Dalam mengungkap pemalsuan dokumen Kendaraan , Petugas Samsat Jakarta Timur menerapkan ketelitian dalam mengidentifikasikan surat –surat kendaraan.

Sabtu, 5 November 2011 09:45 WIB
PUSKOMINFO – Sebuah mobil Honda Jazz warna coklat muda metalik bernopol B 2639 IN disita polisi. Mobil milik Djoko Mulyanto itu disita karena diduga menggunakan dokumen kendaraan palsu.

Dokumen kendaraan palsu ini terbongkar atas kesigapan jajaran Samsat (Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap) Jakarta Timur di bawah kepemimpinan AKP Apip Ginanjar, SIK dalam mengidentifikasi surat-surat kendaraan.

Awal kejadiannya, diceritakan Baur Min TU Bripka Romeli, Rabu, (2/11/2011), mobil Jazz atas nama Triana Setiawati hendak dimutasi oleh sang pemilik Djoko Mulyanto pada Oktober 2011 lalu. Saat dicek fisik, No Rangka dan No Mesin standart.

Akan tetapi, ketika daftar mutasi, STNK dan BPKB diragukan karena tidak ada no seri atas nama Triana Setiawati. Selanjutnya, sang pemilik Djoko pun dipanggil Pamin TU Iptu Rahmat Suryaman SE untuk dimintai keterangan asal usul kendaraan. Ternyata, Djoko pun baru mengetahui surat kendaraannya tidak sah, dan kini bertindak sebagai saksi.

“Ini merupakan buah dari ketatnya sistem administrasi di Samsat Jakarta Timur. Saat ini, mobil sudah diserahkan kepada Kasi STNK Polda Metro Jaya sebagai kendaraan bermasalah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Bripka Romeli.

Selanjutnya, Bintara Urusan (Baur) Tata Usaha Samsat Jakarta Timur Bripka Romeli juga menghimbau kepada masyarakat supaya lebih berhati-hati saat membeli mobil sekalipun itu di show room.

“Jika ingin membeli mobil cek fisik dulu di Samsat, karena dengan melakukan pengecekan itu diketahui palsu tidaknya surat-surat kendaraan tersebut,” ungkapnya.

Api Membakar Karpet di Hanggar 3 Area GMF Bandara Soekarno-Hatta

PUSKOMINFO – Kebakaran terjadi di Hanggar 3 Area Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandara Soekarno-Hatta, Selasa  (25/10/2011) dinihari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, api yang diduga dari korsleting listrik pada dispenser hanya membakar karpet yang ada di ruangan tersebut.

Keterangan beberapa karyawan di lokasi, kepulan asap diketahui muncul pada pukul 02:00 WIB di salah satu ruangan. Saat diperiksa terdapat api yang membakar tumpukan karpet yang ada di ruangan itu. Dengan cepat api membesar karena membakar karpet yang memang mudah terbakar.

Asal api diduga dari  dispenser yang ada di ruangan tersebut. Sebab menurut keterangan beberapa saksi, awal mula munculnya asap dan api berasal dari kabel dispenser, percikan api kemudian membakar karpet selanjutnya api membesar.

Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian dengan menggunakan 7 unit mobil pemadam kebakaran. Kini Polres Bandara Soekarno-Hatta masih memeriksa 4 orang saksi yang diduga mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Polres Metro Jakarta Utara Tangkap Bandar Judi Togel

Kamis, 3 November 2011 09:51 WIB
PUSKOMINFO – Seorang wanita bandar judi bola bersama rekannya ditangkap anggota Polres Jakarta Utara di Jalan Kramat Jaya, Semper Barat, Cilincing, Selasa (1/10/2011), malam. Saat mau dibekuk, ia berusaha kabur, tetapi kecebur got.

Dari tangan Li, 28 dan Ad, 39, petugas menyita uang tunai Rp950 ribu, dua HP, dan tiga SIM card yang digunakan untuk judi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Irwan Anwar, mengatakan penangkapan dua tersangka, Li dan Ad, berawal dari informasi masyarakat yang mengaku resah dengan kegiatan keduanya yang membuka judi bola.

Petugas yang mendapat informasi kemudian melakukan penyelidikan, selanjutnya melakukan penggerebekan ke lokasi. Saat digerebek kedua tersangka sedang asik merekap judi yang posisinya persis di belakang sebuah bengkel motor.

Li panik dan berusaha kabur dari kejaran polisi dengan meloncat saluran air. Namun usahanya sia-sia. Bandar judi itu kecebur masuk got. Petugas yang berada di lokasi lalu membawa wanita tersebut dengan basah kuyup ke Polres Metro Jakarta Utara.

Dari lokasi petugas menyita Rp 950 ribu, dua HP dan tiga SIM card dan rekapan judi bola.

Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Rumah Kos di Kebon Sirih Jakarta Pusat

PUSKOMINFO – Ummu Hanifah, 27 tahun, warga Jalan Pekayon Ragunan Masar Minggu, Jakarta Selatan, ditemukan tewas di sebuah rumah kos yang terletak di Jalan Kebon Sirih Barat Dalam I Rt. 07/02 Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2011) pagi. Korban diduga tewas akibat bunuh diri sebab korban dengan luka bakar dan di dekat jenazah ditemukan botol bekas minyak tanah dan korek api.

Petugas Polsek metro Menteng yang datang ke lokasi melakukan olah TKP mendapati korban tewas dengan luka bakar pada bagian kepala hingga pangkal perut. Posisi korban tidur miring ke kanan. Korban mengenakan baju long dress hitam serta celana pendek ketat warna hitam.

Petugas menduga korban tewas akibat bunuh diri dengan cara membakar diri dengan menggunakan minyak tanah. Sebab didekat jenazah korban, petugas menemukan botol plastik ukuran 330 ml bekas minyak tanah dan sebuah korek api.


“Jasad korban dibawa ke RSCM untuk kepentingan otopsi,” ujar Kanit Reskirm Polsek Metro Menteng, AKP Janus..

“Motifnya masih diselidiki. Dari lokasi ditemukan ada minyak tanah dan korek api yang diduga digunakan untuk melakukan membakar diri,” ucap Janus.

Siswa SMA Pangudi Luhur Dibunuh, Polisi Periksa CCTV Shy Rooftop

PUSKOMINFO – Polisi masih mengembangkan penyelidikan terkait kasus penusukan Rafi Aga WB, 17 tahun, siswa kelas III SMA Pangudi Luhur, Jakarta, yang terjadi di tempat hiburan Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2011). Selain memeriksa tiga saksi, polisi juga memeriksa CCTV di tempat kejadian.

“Kami masih kembangkan penyelidikan. Sudah ada saksi-saksi yang diperiksa. Kami juga akan memeriksa CCTV, siapa tahu ada rekaman kejadian itu,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto.

Rafi ditusuk di tempat hiburan Shy Rooftop menjelang pukul 02:00 WIB. Menurut Imam, kejadian bermula saat korban dan pelaku berjoget ramai-ramai di tempat hiburan itu. “Mungkin karena dalam pengaruh alkohol, saat joget terjadi senggolan sehingga membuat pelaku tersinggung. Korban lalu ditusuk di bagian perut sebelah kanan,” kata Imam.

Pelaku langsung melarikan diri. Senjata, diduga pisau, juga belum ditemukan. Rafi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Pasar Minggu, tetapi meninggal di perjalanan karena kehabisan darah. Jenazah korban dibawa ke RSCM untuk diotopsi

http://www.restrojaksel.info/