70 Kg Ganja di ungkap Sat Narkoba Polres Metro Jaksel

Polres Metro Jaksel 10 Mei 2012

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan sita 70 Kg ganja kering sabtu, 14 April 2012 dari 5 tersangka dan tempat yang berbeda-beda.

Kesabaran,  kejelian, keuletan dan kecekatan merupakan standar dasar kompetensi bagi petugas Reserse Narkoba, tanpa memiliki dasar kompetensi seperti itu, mana bisa mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba, apalagi menangkap pengedarnya yang gesit dan licin. Bekal kompetensi itu yang di miliki anggota sat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

Terungkapnya peredaran ganja  berawal dari informasi masyarakat, distasiun Mangarai, Pasar Minggu dan Bojong Gede sering ada transaksi ganja. Transaksi ganja antar daerah ini menggunakan transportasi kereta api dilakukan oleh AB.

Benar saja, ketika dilakukan penyelidikan di tiga stasiun, pas di Stasiun Bojong Gede AB setuju  diajak transaksi, ketika AB berada di depan Stasiun Bojong Gede langsung disergap dari badannya 5 bungkus ganja seberat 25 gram disita, Sabtu, 14/4 12 sekitar jam 14.00 wib.

Saat diintrograsi AB ngoceh, “ Ganja saya dapet dari MSY.” Dari ocehan itu MSY dikejar, hanya butuh waktu 5 jam setelah AB ketangkap, di jalan Raya Tonjong Kelurahan Kedung Waringin Kecamatan Bojong Gede Bogor, MSY tidak berkutik dibekuk polisi, dari tangannya disita 27 bungkus ganja.

Rupanya MSY juga nyanyi, “ Bukan saya aja pak ada YM yang juga jual ganja dan penyuplai  ganja dari JS”. Tim yang di komandoi Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan terus merangsek keberadaan YM dan JS.  Melalui penyelidikan yang terfokus, diketahui keberadaan YM  di jalan Hanura F Rt 07/01 kelurahan Waringin Bojong Gede dia disergap 5 jam setelah MSY. Dari disita 3 bungkus ganja seberat 240 gram.

Penyelidikan berikutnya mengarah kepada JS yang terkenal  gesit dan licin sepak terjangnya di dunia ganja terkenal rapi dan bersih, tapi berkat  keuletan dan kesabaran. Ternyata  kelicinan JS berakhir  di rumahnya jalan Gaperi perumahan Bojong gede Depok Baru, selanjutnya Minggu 15/4 12 jam 03.00 wib, JS ditangkap  dengan barang bukti ganja sebanyak 68 bungkus seberat 67 Kg beserta timbangan plastik.

Eh…., JS juga nyanyi kalau dia dapat ganja dari orang lain yang sekarang masih dalam pengejaran, dan JS juga ngembet  SY sebagai perantara antara JS dan DPO Sat Narkoba Polres Jaksel, SY berhasil dibekuk d Stasiun Kereta Api Kota, Senin 16/4 12 sekitar jam 15.00 wib.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Farlin L Toruan,MM mengatakan  masing –masing tersangka dojerat dengan pasal 114 ayat (2) Subs pasal 111 ayat (2) Subs Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama seumur hidup dengan denda 1 milyar dan paling banyak 10 milyar.

Kasat Narkoba berjanji akan terus mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang ada di wilayah jakarta Selatan dan Sekitarnya, dan tidak akan pandang bulu latar belakang pelaku kejahatan serius ini, “ Saya akan perangi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba sampai kapan pun juga, tanpa pandang bulu.” Ungkap AKBP Farlin.

Namun demikian kepada pelaku penyalahgunaan narkoba, atau sebagai pengguna dihimbau untuk melaporkan kepada aparat keamanan maka akan dibantu untuk menyembuhkannya dengan cara direhap pada instansi yang berwenang tanpa dipungut biaya dan tidak dilakukan proses hukum, langsung dibantu jika masyarakat ingin sembuh dan sadar serta bertekad bebas dari pengaruh narkoba. “ Saya menghimbau warga yang sudah menjadi pengguna untuk melaporkan diri dan minta di rehab, Sat Narkoba Polres akan membantu dengan maksimal tanpa proses hukum dan bayar langsung di obati di pusat rehabilitasi pecandu BNN di Lido.” Tambah Kasat Narkoba.

Kesempatan baik ini sebaiknya direspon dengan sungguh-sungguh oleh keluarga yang kedapatan sanak keluarganya ada yang kecanduan narkoba, jangan sia-siakan karena program rehabilitasi bertujuan demi masa depan bangsa dan generasinya. “ Saya akab bantu mengantar hingga tempat Rehabilitasi, makanya segera lapor di Pol Sub Sektor, Polsek atau di Polres, Sudah saya siapkan kendaraan untuk melayani masyarakat.” Tegas AKBP Farlin. (Humas JS)

This entry was posted in PID RESTRO JAKSEL and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *