Ditlantas PMJ Intesifkan Aksi Keselamatan Jalan di Lingkungan Sekolah

Kesadaran para pelaku lalu lintas akan pentingnya keselamatan jalan memang masih rendah. Terlebih, bagi mereka para kawula muda. Contoh terkini adalah kejadian naas di Makassar dimana seorang pengemudi yang masih berstatus pelajar melakukan tabrakan beruntun yang mengakibatkan 15 orang luka-luka.

 

Oleh karena itu, Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya selalu menekankan akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas saat usia dini. Penyuluhan demi penyuluhan pun terus digelar dari satu sekolah ke sekolah yang lain di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

 

Terkini, adalah jajaran Dikyasa Satwil Jakarta Selatan yang menggelar aksi keselamatan dalam berlalu lintas di lingkungan sekolah. Dengan menggandeng PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Dikyasa Satwil Jaksel mengelar acara Safety Riding di sekolah–sekolah di wilayah Jaksel. Adapun Sekolah yang menjadi awal pijakan yakni SMA Yasporbi Jaksel.

 

“Saat ini kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas korban jiwa terus meningkat, terbaru di Makassar ada pengemudi kendaraan yang masih berstatus pelajar mengakibatkan 15 orang terluka akibat mengemudikan dengan tidak wajar. Oleh karenanya kita saat ini fokus kepeda para kaum pelajar dalam menyosialisasikan keselamatan berlalu lintas di jalan raya,” ujar Kanit Dikyasa Jaksel AKP Telly BW, SH, saat ditemui di SMA Yasporbi , Senin (30/01/2012).

 

Lanjut Telly, selain menjadi ajang sosialisasi kepada para pelajar, dalam aksi keselamatan berlalu lintas ini pihaknya juga mengajak kepada para pendidik untuk memberikan himbauan, teguran hingga sanksi jika pelajar yang masih di bawah umur membawa kendaraannya ke sekolah.

 

“Para pelajar yang di bawah umur dilarang untuk membawa kendaraan ke sekolah. Namun terkadang mereka biasa menyiasati dengan memarkir kendaraannya di luar sekolah. Oleh karenanya, jika ada ditemukan siswa bawa kendaraan, hendaknya pihak sekolah memberikan teguran ataupun sanksi agar ada efek jera kepada mereka,” jelas Telly.

 

Pada kegiatan safety ridding ini, Satuan Dikyasa Satwil Jaksel dan WMS memberikan penyuluhan tentang cara aman berkendara dan pengenalan rambu-rambu lalu lintas jalan raya. Materi penyuluhan dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi pengenalan teori dan praktek.

 

Selanjutnya simulator Honda Riding Trainer (HRT) turut dihadirkan.  Alat ini dipergunakan siswa untuk menguji keterampilan berkendara. Edukasi ini bertujuan menanamkan konsep safety riding dan mengerti cara aman berkendara sejak usia dini. Sehingga, para pelajar nantinya ketika sudah kualikatif dalam berkendara mematuhi aturan lalu lintas dan berperilaku santuan dan tertib dijalan raya .

This entry was posted in SAT INTELKAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *