Pulang dari diskotik jadi korban polisi gadungan

Dua orang pulang dari diskotik  jadi korban kasus pencurian dengan kekerasan oleh pelaku yang mengaku  anggota Polisi  Sabtu, 23 Juni 2012 sekitar jam 04.00 wib di jalan Lebak Bulus Raya.

Korban FA dan MY menceritakan saat mereka akan pulang ke Cinere sekitar pukul 04.00 wib, mobil Toyota Crown yang mereka kendarai dicegat Avanza warna hitam sekitar jalan Lebak Bulus Raya. 6 penumpang Avanza turun memaksa FA dan MY pindah mobil. Kemudian 5 orang menggiring korban kedalam mobil Avanza sedangkan satu orang mengambil alih mobil Toyota Crown.

Ternyata lanjut korban menjelaskan, penumpang Avanza berjumlah 5 orang  memaksa mereka untuk masuk ke mobilnya. Para pelaku tersebut  juga menuduh kedua korban itu sebagai pengedar narkoba dan diancam menuruti perintah pelaku. ” Saya dituduh sebagai pengedar narkoba  oleh salah seorang pelaku sambil mengancam menggunakan senjata api dan dipukul karena tidak mau menurutinya” Kata FA

Setelah Korban masuk kedalam mobil Avanza ternyata dibawa berputar-putar 7 jam, selama itu juga pelaku memaksa korban mengambil uang di ATM, akhirnya korban menuruti kemauan tersangka mengambil uang 20 juta rupiah di ATM Pom bensin Wates, Tangerang Selatan.  Seusai mengambil uang tersebut korban tidak langsung dilepas malah dibawa lagi kearah Jakarta, ketika di daerah Tomang, Jakarta Barat korban baru diturunkan.

Akibat kejadian tersebut korban FA dan kawannya MY melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jaksel Senin, 25 Juni 2012. FA selanjutnya dibuatkan Visum et Repertum. Kasus ini ditangani penyidik  Polres Metro Jaksel dan para pelaku masih dalam penyelidikan.


This entry was posted in SAT INTELKAM and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *