Jaringan Masyarakat Anti Korupsi Unjuk Rasa di KPK

Humas Setiabudi :  Kamis 28 Juni 2012 jam 13.45. wib. di Kantor KPK Jln. HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta-Selatan, berlangsung aksi unjuk rasa dari Jaringan Masyarakat Anti Korupsi, masa sekira 15 orang pimpinan Muhamad Amirudin.

Tuntutannya :

  1. Mendesak KPK agar menetapkan dalam kasus dugaan korupsi penambangan  Nikel di Desa Watudemba, Kec. Palangga, Kab. Konawe Selatan yang melibatkan  Bupati Konawe Selatan ( Drs. H. Imran MSi dan antek-anteknya ).
  2. Meminta KPK menangkap dan mengadili Bupati Konawe  Selatan.

Dalam aksinya masa aksi melakukan orasi-orasi dengan membawa spanduk bertuliskan :

  1. Hentikan pembongkaran Hutan Lindung  yang dijadikan tambang Nikel oleh 3 perusahaan yakni : PT Sambas Minerals minning, PT Macika Mada Madana dan PT Jagad Rayatama. hal ini bertentangan  dengan UU No.40 Thn. 1999 tentang kehutanan, stop politisasi penambangan liar di Konawe Selatan.
  2. Tangkap pengusaha tambang di Konawe Selatan.
  3. Kembalikan tanah rakyat yang dirampas oleh Pemda Konawe Selatan.

Pukul  14.00. wib. dua orang perwakilan S. Santo dan Jimmy Firdaus di terima oleh Dumas KPK ibu Salma, dan perwakilan Unjuk rasa menyampaikan Laporan awal atas dugaan korupsi penambangan Nikel di Ds Watudemba, Kec. Palangga, Kab. Konawe Selatan, pihak KPK menerima Laporan  dan akan dilaporkan kepada Pimpinan KPK.

Pukul 15.15. wib. unjuk rasa selesai situasi aman terkendali.

Dilakukan pengamanan 20 personil Polsek Metro Setiabudi pimpinan Wakapolsek Metro Setiabudi Kompol Wardin Palada.

This entry was posted in POLSEK METRO SETIABUDI and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *