Leher nyaris putus dan tergeletak di pinggir jalan

Seorang penjaga warnet  tewas digorok di Jalan H.Muhi, RT 010/01 Kel. Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu dinihari dini hari tadi. Korban diketahui bernama Rezky (19) warga Ciputat, Tangerang Selatan, ia meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan leher nyaris putus dan tergeletak di pinggir jalan.

Rekan korban yang bernama Ridwan Arifin (16) mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB. Ia mengatakan bahwa pada saat itu dirinya menaiki sepeda motor  Yamaha Yupiter Z nopol B 6998 NGV bersama korban. Keduanya ingin menuju Bintaro dari arah Pondok Pinang melalui Jalan H.Muhi.

Namun Tiba-tiba dari arah gang muncul dua motor sambil mematikan lampu memepet motor yang dikemudikan Ridwan. Salah seorang pelaku kemudian langsung melayangkan senjata tajam yang tepat mengenai leher Refky yang nyaris putus. Sontak korban langsung ambruk dan terjatuh dari motornya. “Salah seorang pelaku langsung menggorok leher teman saya. Saya kaget karena tiba-tiba korban ambruk dari motor,” ujar Ridwan.

Darah segar pun keluar dari leher korban dan mengenai tubuh Ridwan. Usai melakukan aksinya, empat pria itu langsung melarikan diri dan kabur ke arah Pondok Pinang. Melihat rekannya tewas, Ridwan teriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut segera menghampiri jasad korban.

Dalam waktu singkat, ratusan warga berbondong-bondong datang melihat kejadian tersebut. Anggota Polsek Kebayoran Lama dan Polres Jakarta Selatan yang datang kelokasi kejadian kemudian segera melakukan olah TKP pada tubuh korban serta memintai keterangan saksi. Perwira Pawas Polres Jakarta Selatan, Kompol M. Arsalam  yang ditemui di TKP menyatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus pembunuhan sadis tersebut.

“Rekan korban kami bawa ke polsek untuk dimintai keterangan guna mengetahui motifnya,” katanya.

This entry was posted in SAT INTELKAM and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *