Pelajar ditipu polisi gadungan didalam taksi

lagi-lagi belum lama aksi penipuan dengan menggunakan modus sebagai anggota kepolisian terjadi pada hari Sabtu lalu di Kebayoran Baru, modus tersebut kini menimpa seorang pelajar bernama Ardi Kuhon (18) pada hari Rabu kemarin. Akibatnya uang sejumlah Rp 20 juta yang berada di ATM miliknya dikuras oleh dua polisi gadungan.

Kejadian ini terjadi pada pukul 11.00 WIB siang kemarin saat korban yang bernama Ardi Kuhon hendak pulai usai berkunjung dari kediaman rekannya dibilangan pesanggrahan, Jakarta Selatan. Namun tiba-tiba ia didekati oleh dua orang pria yang mengaku anggota kepolisian dan langsung menuduh dirinya melakukan penusukan.

“Tiba-tiba saja ada dua orang laki-laki datang dan menuduh saya telah melakukan penusukan,” Ujar Ardi kepada wartawan di Mapolsek Pesanggrahan, Kamis (21/6)

Ardi melanjutkan, Tanpa basa-basi  kemudian ia dibawa oleh kedua orang pelaku kedalam taksi dan diinterograsi selama diperjalanan. Tidak hanya itu, ia juga diajak berkeliling oleh kedua pelaku menuju kearah Serpong, Bintaro dan kemudian kearah Halim Jakarta Timur dan bahkan sempat berhenti di Pusat Grosir Cililitan dimana salah seorang pelaku meminta ATM miliknya berikut nomor PIN.
“Kita sempat ke arah Serpong, lalu kembali lagi ke Bintaro lalu ke arah Halim, keliling-keliling,” katanya.

Saat itu Ardi mengakui bahwa dirinya  tidak mencurigai kedua pelaku, ia terus menjawab apa yang ditanya kedua Polisi gadungan itu selama dalam perjalanan.  Ardi juga mengaku tas nya sempat diperiksa oleh kedua orang tersebut dan akhirnya diturunkan didaerah Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Saat itu juga, ia baru tersadar handphone BlackBerry jenis Onyx, sebuah I-Pod dan kamera pocket merek Cannon raib dibawa pelaku. Tidak hanya itu, uang miliknya yang berada di ATM sebanyak Rp 20 juta juga ludes digondol para pelaku.”Akhirnya saya diturunkan di kawasan Halim sekitar pukul 14.00 wib,” katanya.

Mengetahui dirinya menjadi korban tindak kejahatan, kemudian dirinya langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Pesanggrahan bersama kedua orang tuanya. Kapolsek Pesanggrahan sediri saat dihubungi mengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki laporan tersebut.

This entry was posted in SAT INTELKAM and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *