Pencurian Spion Mobil mewah,Dikroyok Massa

Pelaku pencurian spion mobil mewah dikroyok masyarakat. Pelaku yang kerap beraksi di trafic light Permata Hijau, Jakarta Selatan, menjadi bulan-bulanan warga sekira pukul 17.50 WIB tadi. Dari lima orang pelaku, seorang diantaranya tertangkap. adalah AG (23), warga yang tinggal di Kota, Jakarta Barat dan mendapatkan luka bonyok akibat bogem mentah warga.

Warjo, korban yang merupakan supir Mobil Harier Hitam ber-plat B 2613 ZV mengatakan aksi tersebut berlangsung cepat.

“Saat lampu merah, tiba-tiba ada lima orang yang datang dan langsung mematahkan spion bagian kanan,” kata dia di lokasi, Rabu (20/6/2012) petang.

Saat spion sudah dipatahkan, Warjo langsung keluar meminta pertolongan warga dan meneriaki pelaku yang kabur kocar-kacir. Dia juga ikut melakukan pengejaran pelaku.

Hingga AG akhirnya lari ke perkampungan di Gang Madarasah, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Warga diperkampungan itu langsung meringkus AG, sementara 4 orang lainnya sudah tidak diketahui keberadaannya.

“Dia ditangkap warga dan juga digebukin. Salah satu temannya ada yang bawa pisau,” kata Moses, saksi di lokasi kejadian yang ikut meringkus pelaku.

Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Kebayoran Lama untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaannya, AG mengaku sudah melakukan aksi ini sebanyak 4 kali. “Sudah 4 kali dan semuanya dilakukan di lampu merah Permata Hijau,” ujar AG.

Dia sendiri sudah memiliki penadah yang siap menampun spion hasil pencuriannya. Setiap spion dihargai 850 ribu yang dibagi kelompok ini. “Dijual di Pecenongan, harganya 850 ribu dan hasilnya dibagi rata,” kata AG.

Kasus ini sendiri ditangani Polsek Kebayoran Lama. Kapolsek Kebayoran lama Kompol Imam Yulisdianto mengatakan akan memburu 4 orang lainnya. “Ini masih kita┬álidik, sementara 4 orang pelaku lainnya sedang kita kejar,” katanya di Polsek Kebayoran Baru.

This entry was posted in SAT INTELKAM and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *