Pengamanan sidang lanjutan kasus Penganiayaan di PN Jak-Sel

Polsek Pasar Minggu – Pada hari Rabu tanggal 15 Mei 2013 sekitar pk.12.58 s/d 15.17 Wib di Ruang Sidang Utama (Prof. H. Oemar Seno Adji, SH) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Jl. Ampera Raya No 133 Ragunan Pasarminggu jakarta Selatan, telah berlangsung sidang lanjutan kasus Penganiayaan Terdakwa Eza Gionino terhadap Korban Ardina Rasty dengan agenda Pemeriksaan Saksi-saksi. Sidang dihadiri Ormas Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Pendukung Korban sekitar 10 (sepuluh) orang Pimpinan Sdr. Azwar dan Ormas PP sekitar ± 15 (lima belas) orang Pimpinan sdr. Taslim yang mendukung terdakwa Eza Gionino. Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Yonisman, Sh, Hakim Anggota Maman S. Ambari, Sh dan Usman, Sh, Panitra Sutaji, Sh, Jaksa Penuntut Umum Tia Zara, Sh dan Penasehat hukum terdakwa Hendarsam Marantoko, Sh, Cs.

 Sidang dgn agenda pemeriksaan terdakwa Eza Gionino dibawah sumpah menerangkan bahwa :

  • Terdakwa kenal dgn korban sejak tahun 2010.
  • Awalnya terdakwa mendengar ada suara pesan masuk di Blackberry Messenger (bbm) milik korban, dan kemudian tanpa diketahui korban, terdakwa membuka Blackberry Messenger (bbm) milik korban, dan terdakwa membaca isi Blackberry Messenger (bbm) tersebut dan terdapat kata-kata yang membuat cemburu terdakwa, selanjutnya terdakwa menanyakan kejelasan maksud dari isi pesan Blackberry Messenger (bbm) tersebut, kemudian terjadi cekcok mulut, dan terdakwa malah dituduh telah berselingkuh oleh korban, karena terbakar emosi kemudian terdakwa menendang kaca pintu bagian bawah rumah korban hingga pecah. Setelah itu korban terdiam dan terdakwa meminta maaf mengakui kesalahan karena telah merusak kaca pintu rumah korban. Kemudian korban pergi ke kamar mandi, dan tidak lama kemudian terdakwa mendengar suara seperti benda jatuh (dugaan terdakwa bahwa korban telah terjatuh di kamar mandi), dan seketika terdakwa menyusul korban ke kamar mandi dan melihat korban sudah tergeletak di bawah dengan kondisi tidak sadar, dan oleh terdakwa bersama petugas security, korban di digotong dan dimasukan kedalam mobil lalu segera dilarikan kerumah sakit.
  • Pada tahun 2012 terdakwa pernah menjemput korban di lokasi syuting di daerah Cibubur, dan selanjutnya korban diajak ke rumah korban, setelah sampai di rumah, kembali terjadi percekcokan mulut antara korban dan terdakwa, karena terdakwa merasa tidak dipedulikan oleh korban.
  • Menurut terdakwa bahwa tidak pernah melakukan pemukulan / penganiayaan terhadap korban, dan tidak seperti apa yang telah dilaporkan oleh Korban.

Sidang selesai dilanjutkan pd hari Rabu tanggal 22 Mei 2013 sktr pk. 11.00 Wib dgn agenda Tuntutan JPU. Sidang berjalan lancar, aman dan tertib dgn kuat pam sebanyak 20 Personil Polsek Pasar Minggu, sbg Padal objek AKP Hartono.

This entry was posted in POLSEK PASAR MINGGU and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *