Polres Metro Jaksel Menggelar Press Relies Kasus Perampokan di Jln Jendral Sudirman

            Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Hermawan, Sik menggelar Press Relies Kamis, 26 Juli 2012 sekitar jam 16.00 wib di Polres Metro Jakarta Selatan tentang  kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi  pada  Jumat tanggal 20 Juli 2012 sekira jam 00.10 Wib, di trotoar Jl. Jendral Sudirman didepan sisi kanan Wisma Bumi Putera Kel. Setiabudi Kec. Setiabudi Jakarta Selatan.

            “Kita bersyukur akhirnya pelaku yang menusuk Warsono, 30 tahun pedagang kelapa di Pasar Mencos Setia Budi Jaksel hingga tewas berhasil ditangkap, di dua tempat berbeda”. Kata Kasat Reskrim.

            AKBP Hermawan menjelaskan pengungkapan asus ini atas kerja keras penyidik Polsek Setia Budi yang dilakukan di sekitar pangkalan ojeg Dukuh Atas tentang seringnya transaksi Handphone curian. Penyelidikan itu membuahkan hasil sebab saat Penyidik berpura-pura menjadi pembeli HP yang akhirnya berhasil menangkap IR, 16 tahun dan T alias Otoy yang menawarkan Handphone merek Cross seharga Rp 200.000.

            “ Atas kecurigan tersebut dilakukan penggeledahan dan didapati IR membawa Gunting Kecil sedangkan T alias Otoy, 17 tahun membawa Pisau selanjutnya kedua orang tersebut diamankan di Polsek Setia Budi, Kamis 26 Juli 2012 sekitar jam 01.00 wib dan dilakukan penahanan”. Jelas Kasat Reskrim

                        “ Rupanya informasi lanjutan juga didapat dari pangkalan ojeg Dukuh Atas  disana juga penyidik dapat informasi dari seorang tukang ojeg inisial SA, mengatakan telah menerima gadai sebuah Handphone merek Samsung Model Cham G15 dari IR pada tanggal 20 Juli 2012 dengan harga RP 50.000,-“. Jelas Kasat lagi.

            Kasat memaparkan tentang informasi dan barang bukti dari tukang ojeg tersebut ternyata Setelah dicocokan dengan data yang dimiliki penyidik tentang Handphone milik korban yang hilang, ternyata Handphone yang ditangan tukang ojeg identik baik merek, jenis, model dan nomor Imeynya dengan Handphone milik korban Warsono yang meninggal tersebut.

            Sewaktu dikembangkan, IR  menjelaskan kepada penyidik  pelaku penusukan adalah MD, 19 tahun  yang sehari-harinya di pasar Blora Jakarta Pusat. Peristiwa pencurian dengan kekerasan dilakukannya berdua, terhadap korban yang belum dikenalnya di sekitaran halte Landmark  Dukuh Atas jalan Jendral Sudirman Jaksel, Jumat 20 Juli 2012 jam. Korban ditusuk pada bahu kiri (pangkal leher) dan bahu kanan, kepala bagian belakang, lengan bawah tangan kanan dan lecet pada kedua tangan, luka-luka tersebut mengeluarkan darah oleh MD.

            Akhirnya di sekitar Pasar Blora Jakarta Pusat MD berhasil ditangkap Kamis, 26 Juli 2012 sekitar jam 04.00 wib namun barang bukti senjata tajamnya belum berhasil ditemukan.

             Tersangka IR dan MD diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan di halte landmark Setia Budi dengan korban Warsono, sedangkan T alias Otoy dijerat dengan undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata Api dan Senjata Tajam.

            Kasat Reskrim mengatakan Barang bukti yang berhasil disita saat ini berupa pakaian korban, HP Samsung merek Champ 15, sedangkan senjata yang digunakan untuk melukai korban belum ditemukan, sementara itu dua tersangka inisial IR dan MD dijerat pasal 365 KHUP ayat 4 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

            Sedangkan T alias Otoy dijerat tersendiri karena tidak terkait dengan kasus pencurian dengan kekerasan, namun karena terbukti membawa senjata tajam maka dijerat  dengan pasal UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam ancaman hukuman  5 tahun penjara

            Selanjutnya Kasat Reskrim menjelaskan tindakan  terhadap tersangka IR yang masih dibawah umur akan disesuaikan dengan aturan yang ada yaitu undang-undang perlindungan anak dan undang – undang peradilan anak.( Humas JS)

This entry was posted in SAT INTELKAM and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *