Polres Metro Jaksel Ungkap Kasus Prositusi di Apartemen

Polres Metro Jaksel berhasil mengungkap kasus perlindungan anak / perdagangan orang dengan TKP sebuah Apartemen daerah Pancoran, Jaksel. Tersangka yang diamankan dalam kasus berjumlah enam orang. Para korban adalah JO (15 th), AS (17 th) dan NA (15 th).

“Tersangka yang diamankan dalam kasus ini berjumlah enam orang dengan perannya masing-masing” ujar Kapolres Metro Jaksel Kombes Pol. Bastoni Purnama, S.I.K., saat konferensi pers di Mapolres Metro Jaksel.

Para tersangka melakukan aksinya dengan modus untuk korban JO tersangka melalukan Kekersan tersebut karena korban tidak mau minum dan kemudian korban diikat dipukul digigit ditendang ditonjok hidungnya, disundut rokok, ditelanjangi kemudian disetubuhi dan divideokan. Sedangkan untuk korban AS dan NA Pelaku melakukan open BO dengan menggunakan Aplikasi Michat.

Tersangka yang diamankan yaitu :

  1. AS (17 th) berperan
    • Memberi minum Vodka dan gingseng, merekam korban JO dalam keadaan Telanjang, menyuruh MTG dan PTD untuk mengikat korban JO dan juga berperan mengelola hasil transaksi.
    • Dan sebagai korban Traficking
  2. NA (15 th) berperan
    • Melakukan kekerasan terhadap korban JO dengan cara mengigit lengan, mengigit pundak, mengigit perut, memukul hidung, menarik rambut, dan menendang kaki dan juga ikut menggunakan menggunakan hasil transaksi korban JO
    • Dan sebagai korban Traficking
  3. MTG (16 th) berperan
    • Melakukan kekerasan terhadap Korban JO dengan cara menampar Pipi dan mengikat tangan korban. Pelaku menjual korban JO dan juga Menyetubuhi korban JO
    • Menjual korban NA dan korban SA dan juga Menyetubuhi korban NA pada Tanggal 14 Januari 2020 AF (20 th) berperan sebagai joki
  4. ZMR (16 th) berperan
    • Menjual korban AS pada bulan november 2019 hingga terakhir pada tanggal 21 Januari 2020
    • Menjual korban NA
  5. JF (29 th) berperan
    • Menjual korban AS
    • Menjual korban JO
  6. NF (19 th) berperan
    • Menjual korban AS dan juga menggunakan hasil transaksi tersebut

Dalam kasus ini barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 (satu) kotak kondom fiesta, 1 (satu) unit handphone warna hitam biru, 1 (satu) unit handphone warna silver, 1 (satu) unit handphone warna hitam, 1 (satu) unit handphone warna gold dan 1 (satu) unit handphone warna hitam.

Akibat perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 76 C Jo 80 dan 76 I Jo 88 UU RI No. 35/2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 2 UU RI No 21 tahun 2007 tentang Perdagangan Orang dan 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun pidana penjara.

This entry was posted in PID RESTRO JAKSEL. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *