RAMPOK KEMBALI MELAKUKAN AKSINYA DI KOMPLEK P & K CILANDAK

Sebuah rumah di Komplek P dan K Nomor 41 RT 013 RW 010 Kelurahan Cilandak
Barat, Kelurahan Cilandak, Jakarta Selatan, dirampok oleh tiga orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/6) sekitar pukul 04.30 WIB. Akibat kejadian ini, korban sekeluarga menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Korban merupakan satu keluarga, di antaranya Iwan Odananto (49) dan anaknya,
Benedictus Nareshwara. Mereka dirampok oleh 3 pelaku sambil diancam menggunakan senjata tajam,” ujar Kapolsek Cilandak, Kompol Sungkono dalam keterangannya, Minggu (29/6/2014).

Menurut Sungkono, kejadian bermula sekitar pukul 04.30 WIB. Saat seluruh anggota keluarga Iwan sedang tertidur lelap, tiga orang pelaku masuk ke dalam rumah. Mereka langsung menuju kamar anak Iwan yang bernama Benedictus dan mengikat serta menyumpal mulut korban.

“Mereka masuk lewat pintu utama dengan merusak pintu, lalu masuk ke kamar anak korban yang bernama Benedictus yang berada di lantai atas. Di sana, satu pelaku mengikat dan menyumpal mulut, satu pelaku lagi mengancam anak korban memakai linggis dan kampak,” jelas Sungkono.

Sementara yang lain bertugas menyumpal dan mengancam korban. Satu pelaku lagi mengacak-acak isi kamar dan mengambil barang berharga, setelah itu berjaga-jaga di depan pintu.

“Setelah mengambil barang berharga di kamar Benedictus, ketiga pelaku juga masuk ke dalam kamar Iwan dan sang istri. Di sana mereka juga mengancam memakai senjata tajam sambil berteriak ‘dimana kamu menyimpan perhiasan’, namun dijawab Iwan tidak ada,” tutur Sungkono.

Tak puas dengan jawaban Iwan, ketiga pelaku mengacak-acak seluruh isi kamar dan berlanjut ke lemari dan laci yang ada di ruang tamu. Setelah puas mencuri, ketiga pelaku langsung ambil langkah seribu. “Tak lama setelah itu, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cilandak,” ungkapnya

Akibat kejadian ini, pelaku berhasil membawa dua unit laptop merek Apple, 4 unit Hp dan Ipad, satu unit televisi, serta sebuah keyboard merek Yamaha dan gitar listrik merek Cort. Selain itu ketiga pelaku juga berhasil melarikan dompet berikut isinya.

“Kerugian ditaksir ratusan juta,” kata Sungkono.

Hingga saat ini, polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut. “Saksi juga sudah diperiksa, dan sampai saat ini semua masih akan terus dikembangkan,” pungkasnya.

This entry was posted in PID RESTRO JAKSEL, SAT INTELKAM. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *