Rampok ngaku polisi dari kesatuan Narkoba

Lagi pencurian dengan kekerasan dengan modus mengaku anggota polisi terjadi di jalan Epicentrum Utama Setia Budi Jaksel, Sabtu 30 Juni 2012 sekitar jam 04.00 wib pagi hari.

LHO yang mengendarai Kijang Inova bersama teman wanitanya pulangĀ  dari diskotik Stadium Jakarta Barat.

Tiba-tiba dipotong dan dihentikan paksa oleh 2 mobil Toyota Avanza warna hitam ketika berada di jalan Epicentrum Utama yang berpenumpang 9 orang.

Korban yang kebingungan saat itu langsung digiring kedalam salah satu mobil Avanza, sedangkan mobil korban di ambil alih oleh para pelaku.

Saat di dalam mobil Avanza korban dipukuli dan diborgol dengan tuduhan telah mengedarkan Narkoba.

“Mereka mengaku polisi dan memborgol,menganiaya saya di dalam mobil dan menuduh saya sebagai pengedar narkoba” jelas Liem pada polisi.

Selama di dalam mobil korban diperlakukan kasar dan diajak muter-muter dengan tujuan tidak jelas oleh para pelaku dan meminta sejumlah uang.

” Saya terpaksa menyerahkan uang sebanyak 3000 US Dolar dan mentransfer uang RP 16 Juta kerekening pelaku karena sudah tidak kuat menahan perlakuannya” tambah Liem lagi kepada polisi.

Setelah menyerahkan uang, korban dilepaskan di sekitaran daerah Kota Jakarta Barat. Selanjutnya korban melaporkan ke Polres Metro Jaksel Minggu, 1 Juli 2012.

Kasus modus ini sudah dua kali terjadi, dimungkinkan pelakunya mempunyai kemiripan dengan yang terjadi di jalan raya Lebak Bulus.

Kedua kasus masih dalam penyelidikan Polres Metro Jaksel. (Humas JS)

This entry was posted in SAT INTELKAM and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *