Rumah bidan dibobol, 300 juta amblas

Rumah milik bidan Sri Helmi Y.H di Jalan Subur No.3, Pondok Pinang, Kebayoran Lama Jakarta Selatan hari Minggu Sore Kemarin satroni oleh 4 kawanan pencuri. Akibatnya perhisan serta uang senilai Rp 300 juta raib digondol para pelaku.

Peristiwa pencurian ini terjadi pada pukul 14.45 WIB hari Minggu kemarin. Saat terjadinya pembobolan sang pemilik rumah Sri Helmi Y.H kebetulan sedang tidak berada dirumahnya tersebut. Menurut saksi mata yang juga karyawan korban mengatakan bahwa sebelum terjadinya pencurian, ada seorang pria bertanya kepada dirinya.

Pria tersebut menanyakan kepada dirinya bahwa ruang praktik setinggi dua lantai milik Bidan Sri Helmi Y.H, BPS (bidan praktek swasta) menyatu tidak dengan rumah sebelahnya. Terus ia menjawab bahwa rumahnya tersebut tidak tahu.
“Rumah ini menyatu tidak? Saya jawab tidak tahu,” Terang Mei saat ditemui dilokasi kejadian, Senin (2/7).

Sementara itu Andi saksi mata yang karyawan Bidan Sri Helmi mengatakan bahwa kejadian tidak berlangsung lama. Usai seorang pria bertanya didepan klinik kepada rekannya. Sekira pukul 15.00 WIB saat ia masuk kedalam rumah Bidan Sri Helmi untuk mengambil STNK yang ditaruh dimeja yang berada tepat disamping klinik ia mendapati pintu kamar utama milik Sri Helmi sudah dalam keadaan terbuka dan terlihat berantakan.
Melihat hal tersebut, kemudian Andi melaporkannya kepada seorang supir yang bekerja di rumah tersebut bernama¬† Suratim. Ia kemudian disuruh untuk melapor kepada warga sekitar, sedangkan Suratim melapor ke Polsek Kebayoran Lama. “Terus saya nggak berani saya panggil supir namanya Suratiim. Kemudian saya telpon ibu, saya lapor kewarga,Sopir lapor kepolsek,” kata Andi

Lebih lanjut Andi mengatakan, akibat kejadian tersebut Sri Helmi mengalami kerugian sebesar Rp 300 juta. Ia mengatakan bahwa barang yang hilang tersebut berupa uang dan perhiasan yang diambil oleh para pelaku didalam kamar utama dan kamar anak.

“Yang paling banyak emas, cincing kalung dan lain sebagiannya, uangnya ada banyak, real ada dollar, rupiah jumlahnya puluhan juta,” lanjutnya.

Kasus ini sendiri sudah dilaporkan ke Mapolsek Kebayoran Lama. Namun karena kasus ini dinilai besar, kasus inipun ditangani oleh Polres Jakarta Selatan.

This entry was posted in SAT INTELKAM and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *