Unjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia ( AMTI ) di Gd. Menara Rajawali Kawasan Mega Kuningan

Humas Setiabudi : Kamis 6 September 2012 Pukul 10.35. wib. di  depan Gd. Menara Rajawali , Kawasan Mega Kuningan, Setiabudi, Jakarta-Selatan berlangsung  aksi Unjuk Rasa dari Aliansi  Masyarakat Transparansi Indonesia ( AMTI ) , masa sekitar 100 orang  pimpinan Tommy Turangan SH.

Masa aksi orasi-orasi dan gelar spanduk yang bertuliskan :

  1. Stop Tambang PT MSM/ TTN milik Rajawali  Group, selamatkan Sulawesi Utara dari kehancuran lingkungan.
  2. Wahai pemilik MSM, Rajawali Group, Eamas kau gali dan nikmati, limbah/ racun kau wariskan untuk anak cucu Kami.
  3. PT Miraes Soputan mining/ Tambang Tondano Nusajaya ( Archi pelajo / Rajawali Group ), Stop mining & Destrouction no to  mining in Minahasa Utara.

Dalam orasinya menyampaikan tuntutannya yaitu :

  1. Segera hentikan aktifitas penambangan emas  PT Meares Soputan Mining/ Tambang Tondano Nusajaya milik Rajawali Group di Bumi Minahasa, Sulawesi Utara.
  2. Tangkap dan adili para pelaku pencemaran lingkungan dari PT MSM/TTN ( antara lain Presiden Direktur Dr Terkelin Purba.
  3. Cabut izin kontrak karya PT MSM/TTN karena Masyarakat  Sulawesi Utara tidak butuh investasi tambang ayang akan  mengahancurkan  masa depan lingkungan dan peradaban.
  4. Meminta Masyarakat bisnis dan Pasar modal  untuk tidak melakukan  perdagangan saham dengan Archipelago Resources ( AR ) selaku induk perusahaan PT MSM/TTN yang tercatat di London Stock Excanges sebagai  wujud solidaritas nasional menolak Pertambangan yang merusak lingkungan dan menyelamatkan generasi dan masa depan anak dan cucu kita.

Pukul 11.00. wib. seorang perwakilan nama Tommy Turangan SH menyampaikan Prese Relase yang berisi tuntutan, yang diterima oleh  Daryanto ( Direkur Utama  PT Rajawali Group ), selanjutnya Unjuk Rasa selesai Situasi aman terekendali.

Dilakukan pengamanan dari Polres Metro Jakarta-Selatan dan Polsek Metro Setiabudi, sebagai Ka Pam Obyek Kanit Binmas Polsek Metro Setiabudi Kompol H Siantury.

This entry was posted in POLSEK METRO SETIABUDI and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *