Unjuk Rasa di Kemenakertrans RI dari Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia ( KASBI ) Karyawan PT Pertamina

Humas Setiabudi : Selasa 17 Juli 2012 jam 09.25 wib di Kantor Kemenakertrans RI, Jl. Jend Gatot Subroto, Setiabudi Jakarta Selatan telah berlangsung Aksi Unjuk Rasa dari Konfederasi aliansi Serikat Buruh Indonesia ( KASBI ) Karyawan PT Pertamina wilayah Indramayu , Karawang Jawa barat dan Tangerang ( SBI,SPM Dwikora,SBMK,SPM RU-VI,SBS ), dengan jumlah massa sekitar 500 orang Pimpinan sdr.Nining Elytos, massa datang menggunkan 10 KR Bus besar dan 1 KR soundsystem ,dalam aksinya massa melakukukan orasi – orasi sambil menggelar Spanduk yang bertuliskan :

  1. Hapus outsourching dan kerja kontrak tolak politik upah murah.
  2. Pekerja Pertamina Indramayu menuntut : Hapus Outsourching stop diskriminasi pekerja di Pertamina.
  3. Serikat Pekerja Mandiri ( SP-M) RU-VI Balongan : Hapus Outsourching, tolak upah murah, berikan persamaan hak sesuai amanat pancasila dan UUD 1945.

Selain berorasi-orasi massa aksi juga menyampaikan tuntutannya yaitu :

  1. Hapus perbudakan modern, Tolak sistem kerja kontrak dan alih daya ( outsourching ) di PT Pertamina Indramayu dan seluruh anak perusahaannya.
  2. Agar Pemerintah mengeluarkan peraturan pengganti Undang-undang ( Perpu )penghapusan Outsourching dan sistem kerja kontrak.
  3. Pemerintah khususnya Kemenakertrans dan Kemen-BUMN untuk menghentikan praktek outsourching di BUMN-BUMN dan anak perusahaannya.

Selanjutnya Pukul 11.30 wib  10 orang perwakilan yaitu : Nining elitos, Asrul, Arafat, Iwan, Suprianto, Wahyudin, Zaeni, Wahyu, Rudi, dan Abd. Rahman diterima oleh Bpk Irianto Simbolon ( Dirjen PHI dan Jamsos ), Sahat Sinurat ( Dir PPHI ), dan Ibu Nurhayati ( Dir pengawasan Tenaker ),  dalam pertemuan tersebut perwakilan menyampaikan tuntutannya yaitu :

– Kemenakertrans harus mengklarifikasi mengenai perundingan yang semula berlangsung pada tanggal 17 Juli 2012 telah ditunda oleh pihak Kemenakertrans karena berdalih kurangnya anggota yang bisa diutus dalam perundingan tersebut.

–    Meminta penghapusan sistem kerja outsourching.

–    Meminta kepada Pemerintah melalui Kemenakertrans untuk melaksanakan pengwasan terhadap pelanggaran di PT Pertamina yang hingga kini tidak mengangkat pegawai Tetap terhadap karyawan yang sudah bekerja selama lebih dari 10 Tahun.

Tanggapan dari Kemnakertrans RI yaitu :

– Pihak Kemenkertrans yang terlebih dulu menganjurkan dengan mencocokkan jadwal tanggal 17 Juli 2012 yang telah disepakati oleh PT Pertamina dengan pekerja tidak pas jadwalnya dengan utusan kami, maka oleh itu Kemnakertrans menunda dan berjanji pada tanggal 18 Juli 2012 siap memfasilitasi perundingan tersebut.

– Mengenai sistem outsourching kami akan menyesuaikan Permenaker dengan putusan MK yang mengatur tentang Outsourching tersebut.

– Dalam bidang pengawasan kami telah menyampaikan kepada Disnkertrans setempat, namun jika hal tersebut tidak berjalan maka Kemenkertrans akan melaksanakan pengawasan langsung terhadap PT Pertamina.

Pukul 14.35. wib. Unjuk Rasa selesai selanjutkan masa aksi akan melanjutkan Unjuk rasa di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta-Pusat, situasi aman terkendali.

Dilakukan pengamanan 257 Personil  Polri, terdiri dari Dalmas PMJ, Brimob PMJ, Polres Metro Jakarta Selatan, Polsek Metro Setiabudi, sebagai Dan Pam Obyek Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Lalu M Iwan Mahardan SiK.

This entry was posted in POLSEK METRO SETIABUDI and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *