Unjuk Rasa di Kemenakertrans RI dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia ( KSBSI )

Humas Setiabudi : Selasa 10 Juli 2012 pukul 10.10. wib. di Kantor Kemenakertrans RI, Jln. Jend. Gatot Subroto, Setiabudi, Jakarta-Selatan, berlangsung unjuk rasa dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia ( KSBSI ) bergabung Buruh Flomenik SBSI dari Tangerang, masa sekitar 130 orang pimpinan Eduard Marpaung.

Tuntutannya :
1. Meminta penambahan upah dan dipekerjakan kembali.
2. Menolak PHK secara sepihak yang dilakukan oleh Manajemen PT Surya Gemilang Perkasa (SGP ) terhadap 193 orang karyawan PT SGP.
3. Menuntut agar PT SGP secepatnya segera memperkerjakan kembali 193 orang anggota dan pengurus PK FKUI SBSI PT SGP sesuai dengan surat anjuran.
4. Menuntut agar PT SGP segera membayar upah yang tak dibayar selama 3 bulan terhadap 193 orang.
5. Menuntut agar PT SGP menghormati hak buruh untuk memperoleh pekerjaan layak dan tetap sesuai dengan rekomendasi ILO dan UU No.13 Thn.2003.
6. Menuntut agar PT SGP menghormati hak dan kebebasan buruh untuk berekpresi dan berserikat di dalam perusahaan.

Dalam aksinya masa aksi melakukan orasi-orasi di Halaman kantor Kemenakertrans RI sambil membawa spanduk bertuliskan :
1. Kebenaran tidak dapat dibeli, pekerjakan Kami kembali.
2. Jangan rampas hak Kami.
3. Tanpa buruh pengusaha bukan apa-apa.
4. Tolak PHK sepihak kembalikan hak-hak Kami.
5. Usut tuntas pelanggaran hak kebebasan berserikat di PT SGP yang berlokasi di Cibubur, Jakarta-Timur.
6. Penjarakan pengusaha anti serikat.
7. Kami menolak PHK, berikan gaji dan hak-hak Kami selama 3 bulan.

Pukul 12.00. wib. 12 orang perwakilan pimpinan Edward Marpaung diterima oleh Dir PPHI Bpk. Sahad Sinurad.
Perwakilan menyampaikan tuntutannya :
1. Buruh di PHK gara-gara mendirikan serikat pekerja.
2. Anggota KSBSI meminta dipekerjakan kembali sebagai pegawai tetap, pihak perusahaan awalnya setuju dan kemudian menolak.
3. Pekerja diberikan upah dibawah minimum.
4. Ketika membentuk serikat pekerja langsung di PHK.
Jawaban Dir PPHI :
Akan menyelesaikan semua permasalahan tersebut pihak Kemenakertrans akan memberikan surat kepada pihak Disnakertrans Banten dan apabila selama 2 Minggu tidak ada tanggapan dari Disnakertrans, maka perwakilan masa diminta datang kembali ke Kemenakertrans RI.

Pukul 13.15. wib. Unjuk Rasa selesai situasi aman terkendali kemudian masa meninggalkan obyek untuk kembali ke rumas masing-masing.

Dilakukan pengamanan dari Dalmas Polda Metro Jaya, Dalmas Polres Metro Jakarta-Selatan, Polsek Tebet dan Polsek Metro Setiabudi, sebagai Ka Pam Obyek Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Lalu M Iwan Mahardan SiK.

This entry was posted in POLSEK METRO SETIABUDI and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *