Unjuk Rasa Terkait RPP tentang Tembakau di Kemenkumham RI

Humas Setiabudi : Selasa  03 Juli 2012 jam 09.40 wib dikantor Kemenkumham RI, Jl. HR. Rasuna Said, Setiabudi Jakarta Selatan telah berlangsung unjuk rasa dari aliansi Komite Nasional Penyelamat Kretek (KNPK) dan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) dengan jumlah massa sekitar 6000 orang dengan menggunakan sekitar 100 Bus lebih yang datang dari berbagai  daerah di Indonesia, yaitu Lombok, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Barat pimpinan Sdr. Agus Setiawan dan Sultoni. Kedatangan massa tersebut untuk menuntut Menolak pengesahan RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) tentang Tembakau.

Dalam aksinya massa pengunjuk rasa melakukan orasi-orasi dan menyampaikan pernyataan sikapnya  berupa:

  1. Meminta Menkes membatalkan pengesahan RPP Tembakau tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau.
  2. Menolak RPP tembakau, karena akan menyengsarakan petani tembakau.
  3. Menuntut Revisi terhadap UU 36/2009 tentang Kesehatan.
  4. Petani tembakau butuh perlindungan dari pemerintah, karena petani tembakau memberikan pemasukan Rp. 100 Triliun/bulan.

Massa pengunjuk rasa dalam aksinya membawa spanduk yang bertuliskan:

  1. RPP Tembakau Sah = Petani tembakau resah, Petani tembakau susah, Petani tembakau payah.
  2. Tembakau penyambung hidup petani, Kretek adalah karya anak negeri dan pembangunan ekonomi, hanya ada 1 kata tolak RPP tembakau.
  3. Petani tembakau siap berjihad untuk mempertahankan kretek dan menolak RPP tembakau.
  4. Berdamai bersama petani tembakau atau lemah bersama asing.
  5. Haruskah tembakau dikuasai asing.

Pukul 10.15 wib 10 orang pengunjuk rasa, yaitu: Sdr. Munudin, Suryarto, Udik R, Yuliono, Ugan Sugandi, Arwi yono, Syarip A, Sukimin, Edy pur dan L Hatman memasuki kantor Kemenkumham RI untuk menyampaikan aspirasinya dan mereka diterima oleh bpk. Nasrudin (Dir. Harmonisasi Perundang-undangan) dalam pertemuan pihak Kemenkumham menyampaikan tanggapannya yang berupa:

1.  RPP tembakau masih ada peluang untuk dilakukan revisi.

2. Akan segera menyampaikan kepada Mentri Hukum dan Ham untuk mengkaji lagi RPP tembakau dan meminta poin-poinnya saja yang perlu direvisi dalam RPP tembakau.

Pukul 12.30 wib massa pengunjuk rasa membubarkan diri dari      kantor Kemenkumham RI dengan aman dan tertib namun sempat memacetkan Arus lalulintas di Jalan HR. Rasuna Said .

Dilakukan pengamanan 271 Personil Polri dari Brimob PMJ, Dalmas PMJ, Polres Metro Jakarta-Selatan dan Polsek Metro Setiabudi, sebagai Ka Pam Obyek Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Lalu M Iwan Mahardan SiK.

This entry was posted in POLSEK METRO SETIABUDI and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *